Studi Kasus: Bagaimana TopenTech Meningkatkan Produktivitas dan Diagnostik dengan GstarCAD

Pendahuluan: Menghubungkan Engineering dan Diagnostik

Bagi TopenTech Co., Ltd., kesuksesan ditentukan oleh dua hal utama: ketepatan dalam diagnosa peralatan dan efisiensi kerja di lapangan. Perusahaan ini bergerak di bidang diagnosa peralatan, commissioning, serta T.A.B. (Testing, Adjusting, and Balancing). Dalam pekerjaan mereka, gambar teknik menjadi panduan utama untuk menganalisis kinerja sistem.

Di bawah kepemimpinan CEO Sang-Hoon Lee, TopenTech menyadari sejak awal bahwa pemilihan software CAD bukan sekadar keputusan pembelian biasa, tetapi bagian penting dari strategi bisnis. Lebih dari 10 tahun lalu, mereka mulai beralih dari software CAD lama ke GstarCAD.

Hasilnya, mereka kini memiliki sistem kerja yang lebih stabil, fleksibel, dan hemat biaya, sehingga tim engineer bisa bekerja lebih cepat dan menghasilkan kualitas yang lebih baik.


Tantangan: Keterbatasan Software Lama

Sebelum menggunakan GstarCAD, TopenTech menghadapi berbagai kendala saat menggunakan versi CAD lama (LT version dari vendor lain).

Menurut Yoon-Seok Oh, Team Leader di TopenTech:
“Software yang kami gunakan sebelumnya tidak mendukung LISP, sehingga sangat menghambat pekerjaan kami. Proses seperti penomoran gambar dan pengaturan layer menjadi sangat sulit dilakukan secara manual.”

Beberapa masalah utama yang mereka hadapi antara lain:

  • Tidak ada dukungan LISP: Tidak bisa menggunakan script otomatis, sehingga banyak pekerjaan harus dilakukan manual.

  • Tidak efisien untuk skala besar: Penomoran ratusan titik dalam gambar memakan waktu berjam-jam.

  • Biaya tinggi: Berlangganan software lama mahal, tetapi fitur yang didapat tidak sebanding.


Evaluasi: Mengapa Memilih GstarCAD?

Untuk mengatasi masalah tersebut, TopenTech melakukan evaluasi terhadap beberapa software CAD alternatif, seperti C-CAD dan Z-CAD.

Tujuannya adalah mencari software yang:

  • Mudah digunakan (interface familiar)

  • Mendukung otomatisasi

  • Lebih hemat biaya

Hasilnya, GstarCAD menjadi pilihan terbaik karena:

  • Tampilan mirip software standar industri → tidak perlu pelatihan ulang

  • Kompatibilitas tinggi → file .DWG lama bisa dibuka tanpa masalah

  • Biaya lebih terjangkau → cocok untuk penggunaan skala besar


Solusi: Meningkatkan Produktivitas dengan Otomatisasi

1. Otomatisasi dengan LISP dan AI

Salah satu keunggulan utama GstarCAD adalah dukungan LISP, yang memungkinkan otomatisasi berbagai pekerjaan.

TopenTech memanfaatkan ini untuk:

  • Mengotomatisasi penomoran ratusan objek dalam gambar

  • Mengurangi pekerjaan manual secara signifikan

Menariknya, mereka juga menggunakan ChatGPT untuk membantu membuat script LISP. Dengan bantuan AI, proses pembuatan script menjadi lebih cepat dan efisien.


2. Aplikasi “Magic” untuk Produktivitas Tambahan

TopenTech juga menggunakan aplikasi tambahan bernama Magic, yang disediakan gratis oleh distributor resmi GstarCAD di Korea Selatan.

Fitur utama aplikasi ini meliputi:

  • Multi-Plotting: Mencetak banyak gambar sekaligus

  • Pembersihan garis otomatis: Membuat file gambar lebih rapi dan ringan

Dengan fitur ini, pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu lama bisa diselesaikan dalam hitungan menit.


3. Kompatibilitas File .DWG yang Mulus

Salah satu kekhawatiran saat berpindah software adalah apakah file lama masih bisa digunakan.

TopenTech melakukan pengujian dan hasilnya:

  • Semua file .DWG lama tetap bisa dibuka dan diedit

  • Tidak ada kehilangan data

Selain itu, performa software juga meningkat. Dengan GstarCAD versi terbaru, mereka bisa membuka file besar tanpa lag, berkat dukungan multi-core processing.


4. Dari Kantor ke Lapangan

Perubahan terbesar terjadi pada cara TopenTech menggunakan CAD.

Jika sebelumnya CAD hanya digunakan di kantor, sekarang GstarCAD juga digunakan langsung di lapangan melalui laptop.

Ini memungkinkan:

  • Diagnostik langsung di lokasi

  • Pembuatan laporan secara real-time

Menurut TopenTech, CAD bukan hanya alat desain, tetapi juga alat kerja utama di lapangan.


Perbedaan CAD Biasa vs CAD Praktis

TopenTech membedakan dua jenis penggunaan CAD:

  • Design CAD → fokus pada desain (biasanya untuk arsitek)

  • Practical CAD → fokus pada pekerjaan nyata di lapangan

Dalam hal ini, GstarCAD terbukti lebih cocok sebagai “Practical CAD” karena:

  • Lebih fleksibel

  • Bisa digunakan langsung di lokasi kerja

  • Mendukung kebutuhan teknis yang kompleks


Kesimpulan

Perjalanan TopenTech selama 10 tahun menggunakan GstarCAD menunjukkan bahwa software ini bukan sekadar alternatif, tetapi solusi yang kuat untuk perusahaan engineering.

Dengan mengandalkan:

  • Otomatisasi LISP

  • Kompatibilitas tinggi

  • Biaya yang lebih efisien

  • Kemampuan digunakan di lapangan

TopenTech berhasil meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja secara signifikan.

Bagi perusahaan yang ingin keluar dari keterbatasan software lama yang mahal dan kurang fleksibel, GstarCAD bisa menjadi pilihan yang tepat.

Terutama bagi perusahaan yang membutuhkan:

  • Proses kerja cepat

  • Otomatisasi tinggi

  • Performa stabil

GstarCAD menawarkan solusi yang tidak hanya hemat biaya, tetapi juga mampu meningkatkan hasil kerja secara maksimal.


Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan gstarcad indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi gstarcad.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!